Walaupun saat pencalonannya menjadi Presiden Amerika muncul tuduhan bahwa Barack Obama adalah Sang Anti Kris dengan alasan Kantor Obama di Chicago dengan kode pos 60615= 666. Menurut pengamat, Obama adalah jauh dari tunduhan itu , hal itu biasa dilakukan lawan politiknya sebagai black campion . Obama adalah sosok cinta damai yang dimungkinkan dimasa kepemimpinannya dapat lebih mantab menciptakan perdamaian dari pada Presiden sebelumnya.
Obama adalah seorang yang berhaluan sekuler , walaupun ia beragama Nasrani tapi juga pernah bersekolah di Madrasah. Ini bukti bahwa Obama dengan kekuasaanya dapat menyatukan agama besar dunia Kristen vs Islam yang selama ini lagi perang dingin.
Bukti selanjutnya , masih kali ini pilihan Presiden Amerika pemilihnya lebih dari 79 persen. Hal ini pertanda Obama adalah sosok yang dikagumi dunia sampai sampai Gus Dur, Amin Rais, SBY, Yusuf Kala sampai Sumanto kanibal dari Banyumas pada komentar pada dirinya. Hal ini yang menjadi dasar para peramal mengindikasikan Obama sudah jadi roll model pemimpin dunia yang mendapat simpati kepercayaan seluruh dunia.
Bukti yang lainnya, dengan kalahnya nilai dolar dengan uero buatan masyarakat ekonomi Eropa, sebagai pemimpin Negara besar sangat mungkin Obama akan berusaha menyatukan nilai mata uang dunia menjadi satu nilai sejajar artinya nilai mata uang di Amerika sama dengan mata uang di Saritem Bandung Indonesia.
Oleh sebab itu harapan persekutuhan doa orang Kristen se Dunia , Barack Obama mulai 20 Januari 2009, yang mulai berkantor di Gedung Putih dan akan memulai dengan pemerintahannya bukan untuk orang Amerika saja tetapi untuk masyarakat dunia juga dapat menjadi kesaksian bagi kebesaran Tuhan. Semoga Obama dipakai Tuhan sesuai pada kitab Wahyu 6:2 “ Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah busur dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan”. Penunggang kuda putih ini adalah lambang dari pendamai adanya antikristus. Ia memegang sebuah busur, tetapi tanpa anak panah, karena ia akan membawa damai. Penunggang kuda tersebut membawa misi the borderless world dimana tidak ada lagi tapal batas politis , pemerintahan, warga Negara dan mata uang.
Dengan konsep pemerintahan Obama tersebut memang ada kecenderungan mengarah pada konsep Cashless Society yang notabene banyak dipercayai golongan Yahudi ditahun 2012 sd 2030. Kaum Yahudi merencanakan pada suatu masa akan terjadi Dunia tanpa tapal batas Politik artinya sudah tidak lagi kewargaan negara seperti Belanda , Indonesia, ataupun Arab Saudi yang ada adalah warga negara dunia dan hanya ada satu pemerintahan , agama dan mata uang .
Yang menjadi pertanyaan apakah penunggang itu Obama ? karena kemenangan Obama dibarengengi melorotnya mata uang dunia, dan setelah dinyatakan menang seakan nilai dolar melonjak kembali Mungkinkah kemenangan Obama ada hubungannya dengan jatuh dan bangunnya mata uang dunia ?. Karena itu banyak ekonom dunia berprasangka kemenangan Obama simbul penguasaan mata uang didunia seakan dapat diarahkan satu persepsi.
Obama disaat kampanye, menjanjikan penyelesaikan perang Irak , Afganistan , Timur Tengah dan Korea Utara secara damai. Hal ini sangat mungkin dilakukan karena sebetulnya geger gegeran itu hanya mainan politik luar negara Amerika. Kalau misi perdamaian telah usai Obama dapat mengubah image dunia bahwa Amerika sebagai Yahudi brengsek menjadi Yahudi sang yang baik hati.
Dengan prediksi diatas, mungkinkah langkah kesatuan politik Barack Obama dapat dijadikan balas dendam kaum Yahudi kepada orang pengikut Kristus dijaman pemerintahan selanjutnya ?
Hal Ini sesuai perntanyataan: Perdana Menteri Israil Ariel Sharon,3 Oktober 2001: ”Setiap kali kita melakukan sesuatu, Amerika juga melakukan hal yang sama bahkan lebih. Tidak perlu kawatir tentang tekanan Amerika pada Israil, Justru kami orang Yahudi yang memegang kontrol dan orang Amerika tahu tentang itu ”.
George Washington ” Bangsa Yahudi bekerja lebih efektiv melawan kita dibandingkan pasukan musuh. Mereka seratus kali berbahaya dan penyebab terbesar karena konsep kebebasan kita merupakan ratapan setiap negara yang dahulu memburu mereka seperti hama masyarakat dan musuh terbesar bagi kebahagiaan Amerika ”.
Diamati pernyataan kedua pemimpin itu sepertinya Yahudi dengan Amerika seperti menyimpan api dalam sekam yang setiap saat siap meledak . Yahudi pernah menderita karena aniaya Bangsa Amerika sebaliknya Amerika disaat ini sangat tergantung dengan Yahudi.
Yang menjadi pertanyaan apakah Obama menyatukan kesatuan politik the borderless world justru akan berdampak hidupnya balas dendam kaum Yahudi ? Kita akan lihat tanda jaman setelah pemerintahan Obama, karena Yahudi sudah punya rencana balas dendam kepada orang Amerika yang notabene pengikut Kristen pada tahun 2012 sd 2030. <cocomeo>